Tuesday, December 28, 2010

My anniversary

Aku selalu terheran-heran betapa lucu dan kerennya cara Tuhan melakukan sesuatu dalam hidup seseorang. Hidupku tahun ini dengan hidupku tahun lalu bisa dikatakan berbeda a.k.a ‘ga monoton. Anggapan orang-orang “Semua indah pada waktunya” itu sangatlah benar. Ya pastilah ya.. jelas-jelas tertulis di Alkitab juga gitu. Tapi bukan karena tertulis maupun dikatakan orang, anggapan itu memang benar adanya ketika kita sendiri mengalaminya.

Tepat setahun yang lalu, aku menerima seorang pria untuk menjadi pilihan hatiku. Yup, bertepatan dengan momen kelahiranNya. “He was born to save me!”. Bukan hal yang sengaja dilakukan, tapi ya kembali itu tadi “semua indah pada waktuNya”. It’s a coincidence! An amazing coincidence actually..

Aku mengenal pria ini sudah cukup lama. Tidak pernah terbersit dalam benakku, ia akan menjadi ‘pasanganku’. But well life tells me another story.. Mungkin kedekatan kami mulai kurasakan saat ia pindah bekerja di kota yang sama denganku. Kami jadi sering ‘hang-out’ bareng. He becomes one of my ‘playmates’. But that’s it! Just a playmate. Aku punya seorang kekasih saat itu. Kekasih yang jarang ku temui ataupun berkomunikasi. Weird! Yah, memang hubunganku tidak berjalan mulus. Tapi ada satu hal yang aneh. Entah ini kebetulan ataupun mungkin hanya pikiranku saja yang berlebihan, tepat saat dia ‘playmate’ ini datang, hubunganku dengan mantanku pun berakhir dengan tragis. Haha berlebihan.. well yeah im broke! But it starts to change a thing. Saat itu, aku merasa semakin dekat dengannya. Saat itu, ada perasaan takut untuk memulai hubungan yang baru.

So, here he comes. He entered my life in exact time that me, myself don’t realize it! Banyaknya waktu yang diluangkan bersama mungkin merubah sesuatu sampai akhirnya tepat seminggu sebelum Natal, ia menyatakan perasaannya. Well, aku?!? Definitely ketakutan dan binggung. Aku tidak yakin dengan hatiku, aku tidak yakin untuk memulai hubungan baru walaupun aku seringkali membantahnya. Aku tahu hal ini berlebihan, jadi aku minta waktu. Aku renungkan kondisi hatiku. Aku kurangi komunikasiku dengannya. Aku coba menilai apa yang kurasakan saat aku jauh darinya. Aku coba tanyakan pendapat orang tuaku yang saat itu tidak setuju aku berpacaran dengannya.

So I wait…

Ada satu perbedaan besar antara aku dengannya yang aku tahu akan kuhadapi kelak ketika aku menerimanya. Aku sadar, aku sudah menetapkan hati. Aku menyayanginya. Tapi apa aku bisa menghadapi semua resiko hubunganku nanti. Well yes, life itself is a risk! Hmm, entah gimana cara Tuhan bekerja, sampai akhirnya orangtuaku datang pada malam natal, dan menyetujui aku menjalin hubungan dengannya. So I try to call in Christmas Eve, but it’s already late night. So I decided to call him again in Christmas day.

Finally, here we are. It’s been a year. I know my decision back then is right. And I hope it’ll always be right for me or for him.

Just a though:
it’s not a coincidence that we’ve met... But I know, it happened because of something... And that something have even more developed; it becomes joy, laugh, disappointed, smile, angry, sad, and lots of feeling inside us... And finally it becomes LOVE! Happy Anniversary Keb…

–Dedicated to my Christmas-

2 comments:

Handsome Buffalo said...

wah keren!!! sumpah wallpapernya keren abis!! dapet darimana?

Anonymous said...

Haha yoi keren dpt dr blogny lgs keb!