Sunday, October 11, 2009

Tentangnya (Part 2)

Aku sudah pernah menulis cerita sbelumnya part 1. jadi kalau belum membacanya, kamu bisa baca dulu.
Ada perkembangan.. Ada progress yang ku lihat dari dirinya..
Kemarin sewaktu pembagian rapot, aku bertemu dengan dengan ibunya. Hmm secara tidak langsung aku pun mencoba membaca karakter ibunya. Ia seorang perempuan berusia sekitar 30-40 tahunan. Ia banyak bercerita tentang hidupnya, well ya seharusnya momen itu dgunakan untuk melihat progress akademik anaknya tapi malah jadi ajang curhat dan itu pun ia lakukan didepan anak2nya. Ia mengaku ia tidak apa-apa, tapi aku bisa melihat dengan jelas bahwa terjadi apa-apa dengan dirinya. Ia mengaku bahwa ia sudah mengabaikan anaknya selama ia mengalami masalah tersebut. Anaknya menjadi susah berbicara dan belum bisa membaca maupun menulis. Ia mengatakan ia begitu menyayangi anak2nya dan sekarang ia yang akan banting tulang demi bisa menyekolahi anak2nya. Well dibalik semua ucapannya, aku bersyukur setidaknya ia berjanji untuk memperhatikannya lebih lagi. Dan itu berarti petanda baik.

Dan aku pun menunggu janjinya..

Hari pertama masuk sekolah aku sudah bertemu dengannya. Anak itu selalu datang pagi ke sekolah. Namun aada yang berbeda dengannya pagi itu. Ia lebih ceria dari sebelumnya. Mungkin karena ia baru saja mendapatkan liburan panjang. Tapi ada lagi yang bebreda, ternyata ia mendapatkan seorang 'baby sitter' yang baru. Baby sitter ini jauh lebih baik dari yang sebelum, yang suka memukulinya. Baby sitter ini jauh lebih perhatian kepadanya. Ia memberikannya makan, ia mengganti celananya yang basah kareba anak ini belakangan, suka sekali mengompol, dan ia pun sering bertanya kepadaku mengenai dirinya.

Anak ini pun sekarang sudah mendapatkan les privat membaca dan menulis dari salah satu guru disekolahku. Ia sekarang sudah bisa menulis namanya. Wooww.. perkembangan pesat.. sebelumnya ia hanya bisa menulis huruf G saja pada namanya.

Walaupun demikian, ia masih suka beraksi dan sering mendapatkan komplain dari teman-temannya. Malah belakangan ini, ia sering mengompol. Padahal ia sering ke toilet. Aku memberikannya waktu untuk ke toilet. Pernah satu waktu ketika makan siang, ia datang padaku menunjukkan 'tray'-nya. dan ku jawab dengan berkata belum. Karena ia memang belum menghabiskan makanannya. tapi ia tetap berdiri disitu sampai ku sadari ada sesuatu yang basah dikakiku... OOhhh My God.. dia ngompol lagi tapi kali ini mengenai kakiku yang kebetulan berada di bawah dirinya. Spontan aku berbicara " Put your Tray, clean up ur pants and get the GSS!"..

Ia pun sering membuatku agak emosi jiwa. Ia mungkin tidak sadar dengan kelakuannya. Entahlah.. setelah beberapa minggu pertama ini, namanya selalu ku panggil setiap harinya.. setiap hari selalu ada komplain tentangnya.. setiap hari ia selalu menarik perhatianku.. Kadang aku tersenyum, aku merasa apa yang dilakukannya konyol.. mungkin aku akan menulis kisahnya diblogku setiap harinya.. Aku akan melihat perkembangannya..

2 comments:

Neti -red- Owie said...

Hmmm... I'm agree! She is an interesting child.

Neti -red- Owie said...

Hmmm... I'm agree! She's an interesting child.